Kedok Ikuti Kegiatan Olahraga – Amat menjadikan sebuah kegitan tambahan disekolahnya yaitu basket sebagai sebuah alasan kepada orangtua nya. Awal mulanya dia sangat menginginkan punya pacar yaitu kaka kelasnya bernama Ayunda. Namun rupanya persaingan terlalu berat, karena semua pria yang mendekati wanita itu cukup bayak uang.

Hingga dengan cara bermain judi online lah dia mendapatkan uang, namun modal pasang taruhan masih lebih besar ketimbang keuntungan. Karena kekalahan lebih sering terjadi setiap kali bermain, hingga akhirnya dia melakukan pinjaman dana keteman sekelas hingga jutaan rupiah.

Tidak ada yang tahu kalau Amat adalah seorang siswa yang suka bermain judi, karena dia melakukannya secara online. Selain itu dia mengkelabui orangtua dengan alasan pergi untuk mengikuti kegiatan olahraga basket disekolah. Namun setelah berhasil keluar dan mendapatkan ijin, dia langsung melenceng kesebuah tempat kosong untuk memainkan game judi online tersebut.

Kedok Ikuti Kegiatan Olahraga Berujung Buruk

Gara – gara ketagihan bermain judi serta suka berbohong, akhirnya nasib buruk harus menimpa anak remaja yang masih duduk dibangku SMP ini. Ketika ditagih hutang oleh temannya langsung kerumah nya, terkrjutlah orangtua Amat dan bertanya hutang uang itu dilakukannya untuk apa. Teman dia berkata katanya dirinya meminta uang pinjaman buat bayar uang sekolah karena orangtua saat itu belum punya duit.

Kedok Ikuti Kegiatan Olahraga

Padahal kedua orangtua Amat adalah PNS dan juga guru SMA, penhasilan jika cuma bayar uang sekolah saja tentunya masih sangggup lah. Mendengar itu ayah Amat menjadi sangat marah, setelah membayar uang hasil pinjamannya keada teman sekelas. Sang ayah langsung memukuli dengan rasa kesal & ingin memberikan pelajaran kepada putra nya. Tubuh Amat babak belur dan tidak bisa pergi kesekolah dalam beberapa hari, namun berlangsung membaik.

Untuk tidak mengulang perbuatannya itu, pihak orangtua Amat tidak memberikan dirinya untuk menggunakan ponse lagi selagi masa bersekolah. Mereka hanya menyediakan telepon rumah saja, dan sebuah komputer buat belajar dan bermain game online yg bukan judi. Komputer tersebut berada diruang tengah bukan dalam kamar Amat, karena alasan supaya mereka bisa lebih memantau semua kegiatan anaknya tersebut.